Tahun Penelitian: 2025
Kopi merupakan komoditas utama di Indonesia, termasuk di Desa Sajang, Sembalun,
Lombok Timur, yang dikenal dengan kopi Arabika berkualitas tinggi. Tingkat kematangan
buah kopi sangat menentukan kualitas rasa dan nilai jualnya, sehingga proses
pemanenan harus dilakukan secara optimal. Namun, petani masih mengandalkan
metode manual yang subjektif, membutuhkan pengalaman bertahun-tahun, serta kurang
efisien, yang meningkatkan risiko kesalahan dalam seleksi buah. Kurangnya solusi
berbasis teknologi untuk otomatisasi proses ini menjadi kendala utama dalam
meningkatkan kualitas panen dan daya saing kopi lokal.